BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Sunday, August 16, 2009

Al- Mubarakk...


Ramadhan yang penuh makrifat
Ramadhan ditunggu-tunggu
kembali menjengah hati setiap Muslim
memekarkan keberkatan dan kebesaran
Yang Maha Kuasa

Ramadhan yang menyejukkan hatiku
yang melembutkan kerasku
yang mendamaikan gelodak rasaku
yang menghilangkan amarahku
yang menghadiahkan penghargaanku
buat insan-insan tersayang
yang menambahkan cinta kasihku
pada Yang Satu

Ramadhan
syarul Syiam
berikan aku kekuatan akal, fizikal, hati dan iman
jauhkan aku daripada perkara yang dikeji
yang mengurangkan keberkatan
ya Mutakkabir

Ramadhan
syarul Qiyam
malam-malammu malam terindah dalam hidup
malam-malam yg penuh ibadah
malam-malam yang penuh berkat
lalu,
haruskah aku membiarkan malam-malammu berlalu sepi
tanpa sujud syukurku pada
Ar-Rahman
Ar-Rahim

Ramadhan
syarul Quran
bait-baitmu adalah puisi agung
yang menyuntik penawar terbaik buat hati dan jiwaku
patah perkataanmu adalah keajaiban
adalah mukjizat dengan nikmat yang tertinggi
yang menjadi peganganku
penunjuk arah dalam langkah perjalananku
yang menyalurkan kasih suciku buat Yang Maha Agung

Ramadhan
syarul Tarbiyah
hari-harimu adalah satu didikan buatku
yang menundukkan egoku
yang menghilangkan rasa dendamku
yang menjernihkan segala keruh dihatiku
yang memupuk keinginanku menghayati sifat kekasih Allah
yang mulia disisi-Nya

Ramadhan
syarul Jihad
pada setiap langkahku
setiap degup nafasku
setiap denyut nadiku
setiap detik ingatanku

Islam
adalah matahari bagi hatiku
bulan bagi jiwaku
bintang bagi mataku

Ramadhan
perjuanganku menggapai solehah baru bermula
pertemukan aku pada ketibaan-ketibaanmu yang akan datang
rasa rindu dan kasih ini akan selalu mengiringiku sepanjang waktu
selama mana nafas masih menjadi milikku

YA ALLAH
sesungguhnya Engkau tahu setiap bait puisi hatiku

doa h1n1 yang Syirik

Assalamualaikum wbt.

Saya ingin mengingatkan rakan-rakan sekalian tentang doa yang mengandungi unsur-unsur syirik yang dikatakan sesuai dibaca waktu H1N1.

Saya menasihatkat kepada mereka yang telah terlanjur memforwardkan doa ini untuk menghantar posting ini kepada orang-orang yang telah diforward doa yang boleh membawa kepada syirik tersebut.

Doa tersebut ialah ini:

http://al-fikrah.net/web_data/uploads/doa-h1n1-syiah-ke.png

Doa tersebut selah-olah menyatakan bahawa kerana lima orang ini -Nabi Muhammad SAW, Saidina Ali Radiallahu 'Anhu, Fatimah Radiallhu 'anha, serta Hasan dan Husain- maka Allah memadamkan kepanasan penyakit berjangkit.

Kenyataan ini adalah penipuan ke atas nama Allah. Jika benar Allah menghilangkan kesan penyakit berjangkit kerana lima insan mulia ini:

a) Sila datangkan dalil daripada al-Quran dan as-Sunnah tentang hal ini.

b) Pereka doa ini, serta penyebarnya telah menipu menggunakan nama Allah. Ini kerana tiada di dalam al-Quran dan as-Sunnah yang mana Allah menyatakan Ia akan mengurangkan penyakit berjangkit kerana lima insan ini.

c) Bercakap tentang Allah Tabaraka Wa Taala tanpa dalil adalah satu pembohongan dan pendustaan. Apakah tok shaikh yang mereka doa ini menyangka beliau adalah Rasul yang menerima wahyu, lalu Allah memberitahu beliau?

Nasihat saya: Sebarkan posting di atas demi memurnikan akidah umat Islam daripada dinodai kesesatan dan penyelewengan akidah. Sesungguhnya dosa apakah yang lebih besar daripada syirik dan bercakap tentang Allah tanpa bersandarkan dalil?

Bertaubatlah kita semua seandainya kita telah mem forward doa yang merosakkan akidah ini.

Di sini saya ingin mengingatkan bahawa Rasulullah Sallalahu 'Alaihi Wassalam telah mengajar banyak doa untuk kita.

Antara doa yang sesuai dibaca ialah:

Maksud: Utsman B. ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

Berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam: Sesiapa dari hamba Allah yang membaca (Doa/Zikir):

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dengan menyebut nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan, sama ada di bumi mahu pun di langit. Dia-lah Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”

Sebanyak tiga kali, di waktu pagi dan petang hari, maka tidak ada sesuatu pun akan membahayakan dirinya.

- Hadis Riwayat at-Tirmidzi, 11/248, (كِتَاب الدَّعَوَاتِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ), no. 3310. Beliau menyatakan sebagai Hasan Sahih Gharib. Ibnu Majah, 11/333, (كِتَاب الدُّعَاءِ), no. 3859. Sahih menurut penilaian al-Albani, di dalam Shahih wa Dhoif Sunan Ibnu Majah, no. 5088 dan Shahih at-Targhib wa at-Tarhib, (كتاب النوافل), no. 655. Dan menurut Ibnu Hibban Isnadnya Sahih, sebagaimana yang dikatakan oleh al-Albani di dalam Shahih at-Targhib wa at-Tarhib, no. 655. Ahmad, Musnad Ahmad, 1/423, no. 418. Abu Daud, 13/282, (كِتَاب الْأَدَبِ), no. 4425.

Saturday, August 15, 2009

MJ vs MS

Antara michael jackson & marwa al-sharbini

Picture (Metafile)

Sedih. Miris. Itulah yang saya rasakan ketika melihat tayangan pemakaman the King of Pop, Michael Jackson yang begitu gegap gempita di televisi-televisi kita sepanjang hari kemarin. Beberapa stasiun tv bahkan bela-belain menayangkan tayangan eksklusif langsung dari AS acara penghormatan terakhir bagi si Raja Musik Pop sampai pagi ! Dan entah berapa juta mata masyarakat Indonesia yang rela menahan kantuk demi menyaksikan acara itu.

Saya sedih, bukan karena kematian MJ yang dipuja jutaan orang di dunia. Tapi saya sedih, karena pada saat yang sama, berlangsung pemakaman seorang muslimah yang Insya Allah menjadi seorang syahidah karena mempertahankan jilbabnya. Marwa Al-Sharbini, seorang ibu satu anak yang sedang mengandung tiga bulan, wafat akibat ditikam sebanyak 18 kali oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia yang anti-Islam dan anti-Muslim. Tapi berita ini, sama sekali tidak saya temukan di televisi-televisi Indonesia, negara yang mayoritas penduduknya Muslim, bahkan mungkin, tak banyak dari kita yang tahu akan peristiwa yang menimpa Marwa.


Picture (Metafile)

Ribuan orang di Mesir yang mengantar jenazah Marwa ke tempat peristirahatannya yang terakhir, memang tidak sebanyak orang yang menangisi kepergian Michael Jackson. Marwa hanya seorang ibu dan bukan superstar seperti MJ. Tapi kepergian Marwa adalah lambang jihad seorang muslim. Marwa mempertahankan harga dirinya sebagai seorang Muslimah yang mematuhi ajaran agamanya meski untuk itu ia kehilangan nyawanya.

Marwa ditikam di ruang sidang kota Dresden , Jerman saat akan memberikan kesaksian atas kasusnya. Ia mengadukan sorang pemuda Jerman bernama Alex W yang kerap menyebutnya “teroris” hanya karena ia mengenakan jilbab. Dalam suatu kesempatan, pemuda itu bahkan pernah menyerang Marwa dan berusaha melepas jilbab Muslimah asal Mesir itu. Di persidangan itulah, Alex kembali menyerang Marwa, kali ini ia menikam Marwa
berkali-kali. Suami Marwa yang berusaha melindungi isterinya, malah terkena tembakan kaparat keamanan pengadilan yang berdalih tak sengaja menembak suami Marwa yang kini dalam kondisi kritis di rumah sakit Dresden .

Picture (Metafile)

Peristiwa ini sepi dari pemberitaan di media massa Jerman dan mungkin dari pemberitaan media massa asing dunia karena yang menjadi korban adalah seorang muslimah yang dibunuh oleh orang Barat yang anti-Islam dan anti-Muslim. Situasinya mungkin akan berbeda jika yang menjadi korban adalah satu orang Jerman atau orang Barat yang dibunuh oleh seorang ektrimis Islam. Beritanya dipastikan akan gempar dan mendunia.


Itulah sebabnya, mengapa di tv-tv kita kemarin cuma dijejali dengan pemberitaan seputar pemakaman Michael Jackson yang mengharu biru itu. Tak ada berita pemakaman syahidah Marwa Al-Sharbini yang mendapat sebutan “Pahlwan Jilbab”. Tak ada protes dunia Islam atas kematiannya. Tak ada tangis kaum muslimin dunia untuknya. Tapi tak mengapa Marwa … karena engkau akan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisiNya. Seiring doa dari orang-orang yang mencintaimu. Selamat jalan saudariku, maafkan kami jika kurang peduli …